newbie nih ye.. walo banyak info baca, dr cerita pengalaman teman sampe ngulik ttp aja ini hal baru.. apa yang dilakukan setelah mengetahui jika kita hamil, pertama bisa langsung ke dokter kandungan tapi karena mau memanfaatkan fasilitas BPJS untuk pertama kalinya.. proses pertama setelah test pack garis dua/hamil kami ke faskes 1 dan dokter merujuk ke klinik bersalin mitra faskes 1.. di klinik bersalin tersebut oleh bidan dirujuk ke puskesmas karena program pemerintah kota untuk ibu hamil harus menjalani rangkaian pemeriksaan ASN (Antenatal Care) terpadu dan memiliki buku KIA (Kesehatan Ibu Anak) yang dikeluarkan oleh puskesmas..
pagi-pagi sekali pukul 07.30 sdh ke puskesmas karena rangkaian ANC terpadu memakan waktu lama.. pelayanan pendaftaran cepat, sudah tersistem, dan puskesmas tersebut termasuk faskes 1 jika mau minta rujukan.
pertama mengisi form data diri dan beberapa pertanyaan menyangkut kehamilan. masuk ruang bidan di cek berat badan, lingkar lengan, tanggal pertama terakhir menstruasi untuk memprediksi hari perkiraan lahir (HPL).. lalu cek fisik, tensi, nadi, suhu, mata, pembengkakan leher, anggota gerak, perut dan dada.. Bidan mengisi informasi terkait pemeriksaan td di buku KIA..
selesai dari bidan langsung di antar ke ruang Laboratorium untuk pengambilan sampel darah.. puskesmas kota Jogja sekarang canggih dalam pengambilan sampel darah.. menggunakan vacutainer blood.. cara kerjanya jarum tetap di tusuk ke vena dan tak perlu di spuit/tarik (yg membuat nyeri di suntik) darah dengan sendirinya menetes mengisi tube dibawahnya yg telah di labeli, pastinya tidak akan tertukar. contohnya seperti ini (foto diambil dr google) :
kemudian di suruh menunggu sekitar 15-30menit untuk hasilnya,
hasil keluar sama petugas Lab diantar ke ruang dokter umum. oleh dokter kemudian hasil test darah berupa pemeriksaan Hematologi, HIV, TP Rapid dan HBsAg dibacakan.. semua baik. kemudian dokter mengisi hasil pemeriksaan Laboratorium tersebut dan beberapa pertanyaan mengenai penyakit-penyakit resiko ibu hamil di buku KIA dan memberikan resep vitamin untuk 2bulan kedepan.
dari dokter umum kemudian saya diantar ke ruangan dokter gigi untuk pemeriksaan mulut dan gigi.. apakah ada gigi berlubang dan lainnya yg nantinya bisa mengganggu selama kehamilan.. hasil pemeriksaan semua baik, dan dokter gigi mengisi hasil pemeriksaan tersebut di buku KIA.
dari dokter gigi saya kemudian diantar ke ahli gizi, disitu banyak informasi terkait asupan makanan sehat untuk ibu hamil, seputar mitos mengenai makanan yg tidak diperbolehkan selama kehamilan, tips menjaga berat badan bayi sesuai usia kehamilan dan menghindari big baby agar persalinan diharapkan normal dan lancar.. beberapa tips akan kendala dengan makanan yang tidak disukai tetapi bagus untuk kehamilan.. hasil pemeriksaan oleh ahli gizi juga di report kedalam buku KIA.
terakhir saya di antar menuju ruang psikolog, shared seputar kesiapan penerimaan hamil, dan manajemen stress.. banyak tips dan solusi dari psikolog mengenai kekhawatiran saya mengenai kehamilan di usia yg tidak muda lagi (diatas 35thn).. sharing seperti ini sangat-sangat membantu dalam menjalani kehamilan..
kenapa kita harus khawatir yg belum akan terjadi.. kenapa kita tidak meningkatkan potensi hidup sehat yang akan mendukung kelancaran kehamilan hingga proses persalinan.. pencerahan banget kan.. sesi sharing dg psikolog selesai dan psikolog sudah mengisi hasil pemeriksaan di buku KIA, selanjutnya pembayaran ke kasir.
karena menggunakan fasilitas BPJS, smua biaya pemeriksaan Laboratorium, konsultasi bidan, dokter umum, dokter gigi, ahli gizi, psikolog dan resep vitamin gratis alias gak bayar..
horeeee..



















